Sabtu, 15 September 2012

Myp45

They are everything to me. they are always there when happy, sad. arguably they are my second family. they know about all the shortcomings. and they are willing to accept all my flaws.








Hey are my best friend. we call it by the name of the troops of 45 or commonly abbreviated by p45.












Kamis, 12 April 2012

Tuhan

Tuhan…
Andai aku bisa kembali
Aku tidak ingin ada tangisan di dunia ini.

Tuhan…
Andai aku bisa kembali
Aku berharap tidak ada lagi hal yang sama terjadi padaku,
terjadi pada orang lain.

Tuhan…
Bolehkah aku menulis surat kecil untuk-Mu

Tuhan…
Bolehkah aku memohon satu hal kecil untuk-Mu

Tuhan…
Biarkanlah aku dapat melihat dengan mataku
Untuk memandang langit dan bulan setiap harinya..

Tuhan…
Izinkanlah rambutku kembali tumbuh, agar aku bisa menjadi wanita seutuhnya.

Tuhan…
Bolehkah aku tersenyum lebih lama lagi
Agar aku bisa memberikan kebahagiaan
kepada ayah dan sahabat-sahabatku

Tuhan…
Berikanlah aku kekuatan untuk menjadi dewasa
Agar aku bisa memberikan arti hidup
kepada siapapun yang mengenalku..

Tuhan ..
Surat kecil-ku ini
adalah surat terakhir dalam hidupku
Andai aku bisa kembali…
Ke dunia yang Kau berikan padaku..

Selasa, 20 Maret 2012

Talk about Bisex

Kata orang, jadi seorang 'homo atau bisex' itu pilihan hidup, tapi gue selalu bilang kalo itu bukan pilihan hidup. Kalo semua cowok bisa saling mencintai sejenis, kenapa cewek diciptain? Ga guna banget dong?
Sampe satu saat gue lagi cerita sama salah satu anak twitter di sms, cerita tentang masalah gue sama orang yang dia kenal juga. Dia pun kaget, ga nyangka dengan apa yang gue bilang, ga nyangka orang yang dia kenal baik dulu, ternyata seorang bisex. Hiap.
Akhirnya dia pun bilang "Yaudahla fin, mungkin itu udah pilihan hidupnya."
Gue pun jawab secepet mungkin "Tapi menurut aku, jadi seorang homo itu bukan pilihan hidup!"
Akhirnya dia jawab sesuatu yang akhirnya bikin gue sadar, ternyata jadi bisex itu emang pilihan hidup. Dia bilang: Gue sering berdebat soal ini sama siapapun.. Debat loh ya, bukan berantem. Semua yang debat sama gue ujungnya selalu setuju sama perkataan gue yang tadi, yang gue bold itu muehehauha-_-


"Life is about how you pick the choices that given to you, rite? Dia bisa aja milih untuk gak jadi seorang bisex kan? Tapi nyatanya dia pilih itu"

Gue pun hening, diem, speechless. Kata-kata itu terngiang terus dikuping gue. Sampe akhirnya, gue pun nyerah. Kata-katanya berhasil bikin gue ngerubah pemikiran gue tentang bisex.
Sebenernya gue emang tau beberapa alesan kenapa seseorang bisa jadi bisex:
1. Broken home, gak punya siapapun untuk dengerin semua keluh-kesahnya dan pelariannya ya jadi homo gitu.
2. Setiap pacaran sama cewek, selalu dapet rasa sakit hati yang sama. Nih! Alesan paling kuat kenapa seorang cowok bisa mikir untuk jadi bisex.

Menurut gue, mereka akan jadi bisex cuma sementara, cuma sampe dia bener-bener nemuin cewek yang tulus sayang sama dia dan bisa ngerubah dia buat sepenuhnya jadi cowok normal.
Tapi ya, selama bisa jadi normal kenapa mesti jadi homo? Rite?☺